Christmas Market (Julmarknad), Pasar Musiman Menjelang Natal Tiba

Menjelang natal di bulan Desember, pasar musiman Christmas Market (Julmarknad), biasanya bermunculan di berbagai tempat di Swedia. Pasar ini mulai ramai di minggu minggu adven. Bahkan sebelum memasuki minggu adven pun, beberapa tempat sudah melakukan kegiatan christmas market. Salah satunya seperti di desa tempat gue tinggal. Satu minggu sebelum minggu pertama adven, kegiatan christmas market sudah dilakukan.

Gue lumayan suka mengunjungi christmas market. Sekalipun cuma diadakan di desa kecil, dan tidak  seramai/sebesar di kota besar, tapi feel christmasnya ngena banget. Padahal jauh dari kesan gemerlap dan lampu lampu. Cuma melihat ranting ranting pinus digeletakin gitu aja, rasanya suasana natal sudah terwakili. Belum lagi ember kayu tua dan lilin di sekitar ranting pinus, yang terbayang langsung film film natal klasik.

Apalagi barang barang yang dijual, masih bertahan dengan model hiasan natal tempo doloe. Dan sebagian besar merupakan barang handmade yang dihasilkan oleh tangan tangan terampil wanita wanita sepuh desa.

Semuanya lucu lucu banget. Dan meskipun handmade, harganya juga relatif murah. Bahkan ada yang sangat sangat murah. Sepertinya kegiatan pasar natal di desa gue, keuntungan besar bukanlah prioritas, tapi lebih melestarikan tradisi yang sudah berlangsung dari jaman ke jaman. Apalagi mereka bisa kumpul dan ngobrol satu sama lain. Namanya juga desa kecil ya. Biasanya kegiatan pasar natal ini, tidak hanya diramaikan oleh warga desa gue aja, melainkan dari desa maupun kota lain.

Selain handmade, barang non handmade juga ada. Mulai dari titipan orang (minta bantu dijualkan), atau stok barang yang belum laku, bahkan barang barang yang sudah tidak dipakai lagi atau secondhand juga ada. Itulah mengapa harganya relatif murah.

Berikut di bawah ini, barang barang yang dijual, mulai dari bantal handmade, kaos kaki handmade, pernak pernik natal, candleholder sampai patung patung trolls ukuran kecil.

Walaupun bertajuk christmas market, tapi bukan berarti barang yang dijual semuanya harus pernak pernik natal. Apa saja boleh. Selain pernak pernik natal, ada juga cookies, roti, aksesoris, karpet tenun bahkan barang bekas. Meskipun barang bekas, kualitasnya masih bagus semua. Sempat sih kepikiran, pengen bergabung di acara seperti ini tahun depan, mengingat di rumah gue banyak banget barang barang yang tidak terpakai.

Tapi herannya, setiap mengunjungi christmas market seperti ini, ada saja yang gue beli. Padahal kalau dipikir pikir, di rumah juga banyak. Rasa rasanya, barang di pasar natal seperti ini kok ya terlihat lebih menarik aja gitu, dibanding pernak pernik antik peninggalan mendiang mertua di rumah.

Biasanya yang suka membuat gue kalap itu adalah printilan printilan kecil seperti candle, santa, atau pernak pernik yang lucu lucu. Apalagi kualitas barang rata rata handmade kan. Dan harganya murah pula. Jelas aja membuat mupeng. Kalau barang lain sih biasanya gue abaikan. Seperti barang modern, mending ga usah. Di shopping mall aja sekalian. Lebih banyak dan modelnya pun lebih macem macem. Kalau barang antik, buat apa, di gudang rumah juga banyak. Hahahaha.

img_4562
Barang barang yang dijual.
IMG_4565.JPG
Karpet Tenun. Ga tertarik, karena di rumah juga banyak ga kepakai. Hahaha

Nah, kemaren gue berhasil memboyong beberapa printilan yang gue sukaaaaaa banget semuanya. Harganya juga membuat takjub. Ada satu meja, yang khusus menjual candle holders handmade. Hasil kerja tangan seorang wanita dari kota lain. Terkesima gue. Rapi banget dia ngerjai. Masih muda, tapi uda punya keahlian gitu. Mulai dari patung santa, trolls, tempat lilin, semuanya cakep cekep. Malah lebih oke dari yang gue pernah lihat di salah satu store di kota Mora. Harga juga cuma 60 SEK untuk satu candle holders. Dan meja dia laris manis. Lumayan banyak yang beli. Seperti gambar di bawah ini.

IMG_4576.JPG
Candle holders berhasil dibawa pulang. Satunya 60 Sek

Masih berbau candle, gue menemukan sebuah candle holders terbuat dari kayu. Barang second. Lengkap dengan hiasannya. Segitu besar cuma 50 Sek. Permukaan kayunya mulus banget. Antik dan lucuuuu. Fotonya di bawah.

Dari meja yang sama juga, dan ini asli membuat gue gemeeeeesss. Patung nenek berkacamata yang sedang duduk di bangku. Harganya? cuma 10 Sek.  Aduh itu si nenek lucu banget deh. Seperti grandma di kartun Disney gitu. Dan bangkunya itu loh yang buat ga nahan. Fotonya juga di bawah ya.

Di bagian lain, nemu pedagang pernak pernik santa. Ohh my God, santanya pengen gue tempelin di ketiak. Hahaha. Empuk banget dipegang.  Berbahan rajutan dan rajutannya rapi pula. Kata yang jual, dia buat sendiri. Ngiri gue, pengen bisa buat kaya gituan. Tadinya mau ambil satu doang, tapi ga boleh. Kata yang jual, santanya satu keluarga, bapak ibu dan anak. Hahhahaha. Untuk tiga santa dihargai 30 Sek. Ya udalah gue sambar langsung.

Ada juga sleepers wool handmade. Harganya sekitar 150 Sek. Nyaman banget dipakai di kaki. Dan sudah pasti hangat ya. Ketika gue nawar,  malah diketawain ama suami dan si penjual. Jangan ditawar lagi katanya. Karena ngebuatnya aja uda ribet banget. Harga 150 Sek  termasuk murah jika harus dibeli di toko handmade. Bisa dua atau tiga kali lipet harganya.

Nah, di meja lain, ketemu grandma yang menjual stok barang lama. Ceritanya sebagian barangnya belum laku. Nemulah sarung tangan yang lagi lagi berbahan rajutan. Handmade juga. Cuma 50 sek. Ooalaaaa, mana warnanya gue suka. Berbau christmas gitu. Langsung tarik mangggg. Selain itu, si grandma juga menjual beberapa tempat lilin mungil. Cuma 10 Sek. Padahal lumayan antik menurut gue. Terbuat dari besi. Ada lima buah tempat lilin,  model dan warnanya sama. Pengen gue beli semua, tapi buat apa coba sebanyak itu kalau model warnanya sama *Baguslah ya masih sempat waras*

Itulah enaknya kalau mengunjungi pasar natal di desa kecil. Rata rata yang jual uda pada sepuh. Dan mereka ini memang jago banget kan urusan kerajinan tangan. Dan satu, uang bukan segalanya lagi buat mereka. Bisa ikut di kegiatan semacam gini uda cukup menyenangkan. Setidaknya mereka juga bisa ngobrol satu sama lain.

Berikut barang barang yang berhasil gue bawa pulang. Cekidot! Hahahha

img_4567
Tempat lilin dari kayu ini antik dan unik. Suami bilang, coba aja bongkar gudang, pasti ada tempat lilin mirip mirip kaya gini. Dan seperti biasa, katanya gue pasti tidak terlalu interest. Giliran ada yang jual aja,  selalu tertarik. Rumput tetangga selalu lebih hijau kan ya. Haha
IMG_4546.JPG
Santa Family. Imut kan mereka. Rajutan tangan. Cuma 30 Sek! 
IMG_4568.JPG
Ahhhh unyuuu sekali mereka ini.
img_4569
Sleepers dari wool. Modelnya cute, hangat dan nyaman banget di kaki. Kebayangkan sleepers ini dikerjakan mulai dari bahan wool sampai bisa menjadi sepatu gini. Lop lop
img_4575-1
Sarung tangan seharga 50 Sek. Rajutan tangan.
IMG_4573.JPG
Tempat lilin seharga 10 Sek.
img_4572
Ahhhh…si grandma ini lucu sekali. Bangkunya juga ga nahan. Haha

Sleepers di kaki dan sarung tangan di tangan. SUKAAAAAA!

Ini masih pasar natal di desa gue sih. Minggu depan gue akan mengunjungi pasar natal di kota Mora. Tunggu liputannya ya. Mudah mudahan banyak yang lucu lucu. Hahahaha.

See you in my next story.

img_4471

Salam dari Mora,

Dalarna, Swedia

 

“Semua foto di dalam tulisan ini adalah dokumentasi pribadi ajheris.com. Dilarang menggunakan tanpa seijin penulis”

10 Comments

  1. Untuk Christmas market, coba ke Jerman deh, mereka bener all-out kalau bikin Christmas market. Udah beberapa kali aku ke Christmas market di Hamburg. Meriah banget, ga ada bandingannya di Skandinavia 😉

    Like

    1. Sebenarnya bisa aja sih dibuat tradisi kaya gini di Indonesia, jual pernak pernik dan makanan khas natal. Tapi dibuat di outdor dan malam hari. Jangan mall molo yang dibuat megah. Bosen gitu gitu aja kan. Tapi emang di Barat itu suasana menyambut natal jauh lebih berasa sih. Btwy makasih ya uda baca blog aku 😊

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s