Serunya Melintasi Pegunungan Es Dengan Kereta Luncur Anjing

“Tar kita nyobain Dog Sled ya”

Itulah sebuah penawaran dari suami di suatu malam. Tepatnya sekitar dua bulan yang lalu. Dan sontak saja membuat gue kegirangan. Karena sejujurnya, gue sudah lama pengen bermain Dog Sled.

Tadinya gue dan suami berencana mencoba Dog Sled yang dikelola oleh sebuah keluarga, yang letaknya tidak jauh dari tempat tinggal gue. Tapi setiap ke sana rumahnya selalu kosong. Sampai akhirnya sekitar dua bulan yang lalu, kami sepakat menghabiskan weekend di Sälen, salah satu kawasan wisata musim dingin di propinsi Dalarna Swedia.

img_0306-1

Dan berhubung Sälen merupakan tempat wisata musim dingin yang sangat digandrungi, maka kami pun tidak mau mengambil resiko. Dua bulan yang lalu, suami langsung membooking hotel sekaligus tiket bermain Dog Sled.

Gue mulai tertarik dengan kegiatan Dog Sled, setelah menonton Discovery Channel. Waktu itu Discovery meliput tentang Husky, sejenis anjing yang akrab dengan kegiatan Dog Sled. Husky berlari  menarik kereta dibelakang, diantara hamparan salju yang tebal dan luas. Seperti kereta Santa. Membayangkannya saja sudah seru.

img_0271
Gue menyebutnya Kereta Santa..Hahaha

Kami berangkat dari rumah sekitar pukul 10 pagi. Sebelum checkin hotel, rencananya kami langsung bermain Dog Sled. Lokasinya pas banget di depan hotel tempat kami menginap.

Gue langsung mengganti printilan di badan. Mulai dari boots, jaket, celana gunung,  hatbanie hingga sarung tangan. Begitu tiba di lokasi, gue melihat Siberian Husky yang sedang tidur dan malas malasan. Sekilas mirip serigala.

Dan tidak lama kemudian, dua buah mobil datang menurunkan Husky yang lain. Kelihatan para pegawainya sudah terlatih dan sangat akrab dengan Husky. Sesekali diajak bercanda, dicium, dielus, ceria banget mereka.

fullsizerender-38

Kegiatan Dog Sled di Sälen, ditangani team yang sangat berpengalaman dan profesional. Menjelang pukul 12 siang, si petugas mulai mendata nama peserta yang turut dalam kegiatan Dog Sled. Lalu kami disuruh merapat. Dan tanpa basa basi, si petugas langsung memberi arahan, bagaimana cara mengendarai Dog Sled yang baik. Kapan kaki harus menginjak pedal, sesekali boleh berteriak “hei” ke Husky,  jika Husky berlari dengan wajar, tidak perlu mengayuh kaki ke salju, cukup berdiri saja. Kurang lebih begitu deh.

IMG_0267.JPG

IMG_0269.JPG

Suami gue kebagian berdiri di belakang, sementara gue cukup duduk manis di dalam kereta. Kenyamanan peserta juga sangat diperhatikan. Bagian dasar kereta diberi lapisan kulit bulu. Semua permukaan sisi kereta, diikat dengan kain terpal tebal. Fungsinya untuk menutup seluruh badan.  Jadi sekalipun berjalan di atas salju, tidak berasa terlalu dingin. Bayangkan saja, waktu itu suhu sekitar minus 5, dan perjalanan yang ditempuh kurang lebih 1,5 jam.

Menjelang berangkat, gue kaget dan sedikit panik. Karena tiba tiba semua Husky secara serentak menggonggong ribut. Mengeluarkan suara yang sangat berisik. Ternyata gue baru tau, mereka tidak sabar ingin cepat cepat berlari.

img_0270

Gue masuk dan duduk di dalam kereta seluncur, dan begitu ditanya,  Are You Ready?… iyes dong!

Dan dalam hitungan detik, tik..tok..tik..tok…..and…….HERE WE GO!  Yuhui!

Kereta meluncur mulus ditarik Husky. Aduh mak, pertamanya ga nyangka. Gue pikir lari mereka lambat. Ternyata lumayan kencang! Hahaha.

IMG_0276.JPG
Husky larinya cepat.
IMG_0282.JPG
Dia melihat gue 🙂
IMG_0285.JPG
Tidak ada lelahnya mereka berlari. Sangat bertenaga

Gue menikmati menit demi menit waktu yang berjalan. Selain melihat Husky berlari, gue juga menikmati view alam yang kami lewati. Bikin mata melek. Sepanjang mata memandang, yang ada hanya hamparan salju, gundukan gunung, dan beberapa barisan pohon pinus. Sesekali kami berpapasan dengan Liftcar yang membawa pemain ski. Dan juga para pengendara snowsoocter racing.

IMG_0284.JPG
Sepanjang jalan tertutup salju
IMG_0283.JPG
Snow
IMG_0281.JPG
Kaya di film Twilight ya
img_0287
Di sekitar puncak  Storfjället di Sälen 
IMG_0288.JPG
Masih dari kawasan puncak Storfjället

Kami berhenti dan memutuskan beristirahat, di salah satu puncak pegunungan dikawasan Sälen bernama Storfjället. Di sini terdapat sebuah cafe, yang konon menjadi cafe tertua dan pertama di kawasan Sälen, bernama Storfjällsgraven. Cafe yang antik sekali. Wooden House yang  menyendiri diantara luasnya landscape tertutup salju.

Suhu di puncak pegunungan Storfjället lebih berasa dingin. Dan kami pun memesan dua porsi waffle dan dua gelas minuman coklat hangat. Lumayanlah, bikin perut hangat dan kenyang.

img_0298
Kami beristirahat di sini. Di sebuah cafe di kawasan puncak Storfjället. Landscapenya cantik. Meskipun winter, bangku tetap disediakan, karena cuaca mulai cerah
img_0291
Bangku diberi lapisan selimut bulu
img_0296
Hangat duduk di sini
IMG_0303.JPG
Katanya, ini adalah cafe pertama dan tertua tertua di kawasan Sälen. Unik ya bangunannya. Menyendiri di kawasan puncak Storfjället

Di saat istirahat, gue sempat melihat bagaimana anjing Husky bersenda gurau lagi dengan para pelatihnya. Para pelatih kelihatan sekali sangat memanjakan mereka.

Husky adalah jenis anjing yang biasa digunakan untuk kegiatan Dog Sled. Ada yang dikenal dengan sebutan Siberian Husky atau Alaskan Husky. Perawakan Husky sekilas mirip  Serigala. Bahkan lolongannya pun sama.

Bedanya, Husky bukan jenis anjing yang ganas dan galak. Sebaliknya, Husky dikenal sebagai anjing yang menyenangkan, ramah dan ceria. Bahkan dengan orang yang tidak dikenal sekalipun.

fullsizerender-38

Husky memiliki daya tahan tubuh yang sangat kuat. Dan kemampuan berlarinya pun tidak perlu diragukan lagi. Dulunya, suku Chukchi (sebuah suku yang hidup di wilayah semenanjung Chukchi  Rusia), selalu membiasakan Husky menarik beban berat di atas salju.

Itulah sebabnya hingga sekarang, Husky dikenal sebagai anjing yang sangat aktif dan tidak bisa diam. Keinginan berlarinya sangat kuat. Dan ini sudah gue buktikan dan lihat sendiri. Bagaimana kawanan Husky sangat tidak sabar untuk segera berlari, ketika kami akan memulai perjalanan.

fullsizerender-37

Awalnya gue sempat berpikir, apa mungkin kawanan Husky ini bisa menarik beban gue dan suami? Yang gue tau, cuma kuda yang memiliki tenaga super. Ternyata salah. Husky pun  benaran bertenaga. Perjalanan 1,5 jam itu lumayan jauh loh. Dan mereka ga da capeknya berlari. Paling mereka berhenti disaat mau pipis doang.

Untuk biaya Dog Sled ini, berdua suami, dikenakan harga sekitar 1600 Sek (setara 2,4 juta rupiah). Memang relatif tidak murah. Tapi buat gue sih worth it ya.

Dan gue bisa memaklumi harga yang ditawarkan. Karena mereka juga butuh biaya yang tidak sedikit untuk perawatan Husky. Huskynya kelihatan sehat dan bulunya bagus. Dan satu lagi, pegawai juga perlu digaji kan.

fullsizerender-37

Perjalanan yang kami lalui, dibimbing oleh seorang Guide yang juga mengendarai Dog Sled. Kenapa harus ada Guide? Rulenya wajib seperti itu. Harus ada yang memimpin paling depan. Dan peserta lain tinggal mengikuti. Jadi yang namanya salah jalan, kemungkinan tidak ada. Gila aja, yang dilewati gunung mak. Hamparan salju yang luas. Salah dikit, bisa belok ke ke Jakarta. Hahaha.

img_0286
Guide yang memimpin di depan

img_0289

img_0279

Selain itu, tiga orang pegawai yang lain juga mengawasi perjalanan Husky. Bedanya mereka mengendarai Snowscooter. Tugas mereka adalah mengamati Husky, jika larinya tidak wajar. Contohnya, ketika salah satu Husky yang membawa kami, berlari terlalu cepat. Mereka langsung tau dan melepaskan ikatan anjing.

IMG_0273.JPG
Mirip serigala

Karena jika tidak, akan berpengaruh terhadap anjing yang lain. Dan selanjutnya, si Husky tadi pun dikeluarkan dari rombongan. Pokoknya mereka bertugas sangat cekatan.

Jika berlibur ke Swedia, khususnya di saat musim dingin, tidak ada salahnya melimpir ke daerah Sälen, Dalarna. Sesekali menikmati liburan yang tidak biasa itu enak kok. Sekalian menikmati sensasi musim dingin yang sebenarnya. Seru sudah pasti.

img_0299

IMG_0301.JPG

Pengen tau bagaimana anjing Husky menarik kereta seluncur?  Bisa langsung klik video di bawah ini. See You in my next story.

Video bermain dog sled ini juga pernah tayang di Net tv (program net10). Bisa klik di SINI

Salam dari Mora,

Dalarna, Swedia.

“Semua foto di dalam tulisan ini merupakan dokumentasi pribadi ajheris.com”

12 Comments

  1. Iriiiii….
    Ini yang belum kesampean waktu di Greenland ….huaaaaa….nggak pernah sempat..alasan dinginlah, mahallah…3 juta Len ongkosnya 😀 mahal kan ya..bisa buat beli lensa 😀 wkwkw…Tabo hian ho bah 😀

    Like

    1. Lumayan memanh bayarnya. Kami kena 2,6 jt. 1,5 jam. Ahhh alani hadiah ultah doi. kalau ga didiamkan amanta parjabu juga itu. Sayang kali ga kau coba. Padahal uda di Greenland kau waktu itu ya.

      Like

      1. Iya..nantilah aku coba lagi kali aja main ke Findland…lebih romantis karena ada pohon2 nya…di Greenland agak sedikit berbahaya..sering tergelincir katanya…
        Beda tipis harganya ya sama Greenland…

        Like

  2. Yaolo ini aku pengen banget kaaak 😍😍 Aku suka huskyy! Pernah lihat brosurnya Jochen Schweizer, dia punya paket husky riding juga tapi entah di mana lokasinya…

    Like

      1. Barusan aku check lagi paketnya Jochen Schweizer kak, mahiiiil 1800€ tapi memang harus terbang ke Swedia dulu dan pake acara nginep 6 hari hihi…

        Like

      2. 1800 yuro perorang apa paket gimana sih? kok mehong baget. termasuk apa itu? berapa lama? kalau yang aku coba ini sekitar 1600 sek (2,4 jutaan). selama 1,5 jam. menurut aku itu pun uda mehong. aku pikir dolonya cuma bayar ala ala aja. hahahaha. uda maen sini. si mila pasti suka bgt itu

        Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s