PANNA COTTA

Panna Cotta……..dessert asal Italia ini memang mendunia. Bikinnya mudah dan rasanya rich. Beberapa kali menyantap panna cotta, baru benar benar suka setelah mencoba di salah satu restoran fine dining di Dalarna. Enak banget. Beda banget dengan Panna Cotta yang pernah saya makan sebelumnya.

IMG_9053.jpeg

Sampai akhirnya beberapa hari lalu saya mencoba bikin sendiri. Setelah membaca beberapa referensi, ternyata Panna Cotta akan sempurna lezat jika benar benar terbuat dari cream dengan persentasi lemak tinggi seperti heavy cream/heavy whipping cream.

Tidak sedikit yang membuat Panna Cotta dengan mencampur cream dan susu. Mungkin karena tidak semua orang suka dengan santapan high fat. Apalagi heavy cream bisa dibilang kandungan fatnya lumayan tinggi. Bisa 36 persen ke atas.

Tapi tentunya jika dicampur dengan susu akan menghasilkan citra rasa yang relatif kurang rich dan kurang gurih. Jadi saya memutuskan menggunakan cream dengan kandungan lemak 36 persen. Dan hasilnya oimakkkkk bikin merem melek mata. Melting banget di mulut. Sesuai keinginan saya.

IMG_9050.jpeg

IMG_9038 (1).jpeg

Untuk topping saya menggunakan strawberry rapsberry. Perpaduan Panna Cotta bercitra rasa vanila dengan sedikit asam dari strawberry dan rapsberry menurut saya sangat cocok. Tidak berasa eneg karena cream berpadu dengan segarnya strawberry. Saya menggunakan gelatin dan bukan putih telur untuk merekatkan campuran bahan.

Panna Cotta sebaiknya di over night di dalam kulkas agar hasilnya benar benar set. Baru keesokan harinya diberi topping.

Langsung saja ke resep ya…

BAHAN A :

  • 2 lembar gelatin masing masing ukuran kurang lebih 11 cm x 8 cm
  • 500 gram heavy cream/heavy whipping cream (saya menggunakan 36 % fat)
  • 40 gram gula pasir
  • 1/4 sdt garam
  • 1 sdt perasan lemon
  • 1 1/2 sdt vanila extract
  • 1/2 sdt vanila bubuk (usahakan yang kualitas bagus. Biasanya warna agak butek)

BAHAN B :

  • 180 gram strawberry
  • 150 gram rapsberry
  • 3 sdm gula pasir
  • 1/4 sdt garam
  • 1/2 atau 1 sdt perasan lemon (kalau kurang suka rasa asam, cukup 1/2 sdt saja)
  • 1/4 sdt vanila extract (optional)

Note : Gunakan ukuran sendokk khusus baking dan cooking ya biar takarannya pas. 

CARA MEMBUAT :

  • Rendam gelatin kurang lebih 10 menit di air
  • Lalu siapkan panci dan tuang ke dalamnya bahan bahan A lainnya seperti Cream, gula pasir, garam, perasan lemon, dan vanila
  • Aduk rata
  • Masak di api sedang hingga benar benar panas tapi jangan sampai mendidih
  • Acuannya seperti ini : Ketika terlihat seperti akan mendidih, segera matikan kompor dan sisihkan panci (Selama proses memasak campuran cream, terus diaduk pelan dan jangan ditinggal)
  • Masukkan gelatin dan aduk rata
  • Tuang ke dalam gelas (kalau bisa gelas ukuran kecil) tapi kalau tidak ada ya sesuaikan dengan peralatan yang ada saja.
  • Biarkan dingin di suhu ruang
  • Lalu simpan di dalam kulkas selama overnight (Kira Kira 16-18 jam)
  • Esok harinya siapkan bahan B
  • Campur semua bahan B dan masak di api sedang
  • Masak sambil diaduk hingga konsistensi strawberry rapsberry hancur dan berair seperti sirup kental. Tapi sebenarnya sesuai selera saja jika teman teman mau lebih kental atau lebih cair konsistensinya.
  • Tambahkan vanila extract
  • Setelah itu matikan kompor dan biarkan benar benar dingin.
  • Setelah dingin lalu saring dan sisihkan.
  • Lalu keluarkan panna cotta dari dalam kulkas
  • Tuang olahan strwaberry dan rapsberry ke dalam gelas berisi panna cotta
  • Bisa langsung disantap atau kembali dimasukin ke dalam kulkas
  • SELAMAT MENCOBA

Untuk lebih jelasnya, teman teman bisa melihat video tutorialnya di channel youtube Dapursicongok di bawah ini.

Kesampaian Makan Tape

Sejak tinggal di Swedia, dipastikan tape menjadi makanan langka buat gue. Sementara keinginan menyantap makanan dan minuman berbahan tape dari waktu ke waktu makin menjadi jadi. Dan gue pun tipikal mahluk yang kalau pengen sesuatu (maksudnya makanan/minuman), selama bisa gue jabani ya gue jabani. Selagi bisa gue bikin ya gue bikinlah. Cuma persoalannya, ngebuat tape kan diperlukan ragi khusus. Khusus tape maksudnya. Nah, ragi tape ini ga ada dijual di Dalarna. Jadi sempat hopeless.

IMG_7356.jpg

IMG_7243.jpg
Tape buatan sendiri

Sementara yang namanya bolu tape, apem tape, es campur medan, uda muter muter di kepala. Sampai akhirnya, gue nemu situs penjual bahan makanan asia yang ternyata menjual tape ragi. Senang bangetlah pokoknya. Langsung gue order. Demi tape, gue ga pake mikir lama buat belanja online. Hahaha.

IMG_7354.jpg
Uhhhh, apem tape yuhuiii

Singkat cerita, semua angan pun menjadi nyata. Bolu tape, apem tape, berhasil gue eksekusi beberapa bulan yang lalu. Tepatnya di bulan Mei kalau ga salah. Dan puncaknya adalah, beberapa hari yang lalu gue berhasil menyantap es campur medan kesukaan. Uhuiiii mantap!

IMG_7355.jpg
Bolu tape

Yang pertama, tentunya gue harus bikin tape dong ya. Perjuangan banget kan. Tapi ternyata ngebikin tape itu ga susah. Gampang banget.

Gue cuma butuh singkong. Kebetulan di Dalarna cuma ada singkong beku. Lalu gue kikis kulit arinya. Setelah itu gue potong potong, cuci dan gue kukus sampai matang. Biasanya gue ngukus pas malam hari. Gue biarkan dingin di suhu ruang hingga besok paginya. Ragi tape gue halusin, dan tambahkan gula secukupnya.

Udah deh, masing masing potongan singkong gue olesi satu persatu ke ragi. Trus gue susun di panci ukuran agak gede, yang sudah dialasi kertas baking. Trus gue timpa lagi dengan kertas baking di atasnya. Baru panci ditutup. Biarin 2 malam. Jadiii deh. Tapenya lembut. Hahaha.

Meskipun dari segi rasa, tetaplah lebih enak tape di Indonesia. Mungkin karena di sini singkongnya uda di frozen ya. Tapi at least tidak mengecewakan. Bau raginya itu loh, menyembuhkan rasa rindu.

IMG_7247.jpg
Es campur hari pertama

Intinya sih, sehabis ngukus jangan didinginkan di kulkas, bikin di suhu ruang aja. Biar ragi kerjanya cepat. Terus kulit arinya jangan lupa dikikis biar ragi gampang nempel. Katanya sih gitu ya.

IMG_7251.jpg
Es campur hari berikutnya. Hahahha

Kalau tape sudah ada, es campur medan pun tinggal gampang eksekusinya. Asal santan dan gula merahnya jangan abal abal alias encer. Selain daun pandan, kasih sedikit vanila dan garam ketika memasak santan. Di api kecil.

Es campur medan itu campuran wajibnya sih harus ada tape, cendol, lengkong hitam dan biji sagu warna pink berbentuk panjang. Tapi sekarang sudah lebih banyak variannya. Di kasih agar agar (agar agarnya harus padat keras bukan lembek), kacang hijau, ketan hitam, nangka. Tinggal dicampur aja semua dikit dikit di gelas. Kasih serutan es, santan dan gula. Nyossss!

Tapi kalau gue sih, lebih suka tidak dikasih nangka. Menurut gue, menghilangkan keklasikan citra rasa es campurnya. Tapi lagi lagi ini masalah selera aja sih. So…es campur kakakkkkk!

Es Doger Medan

Waktu kecil, kalau beli Es Doger isiannya pasti tape, lengkong/cincau atau roti. Cuma kali ini gue tambahkan jagung manis. Biar berasa ada yang digigit. Karena kalau cuma tape dan roti, menurut gue terlalu lembut.

IMG_2516 (1)

Es Doger ini rasanya manis segar. Cocok buat minuman berbuka puasa. Dan yang penting bikinnya ga ribet. Tinggal cemplungin aja semua. Takaran sesuai selera. Isian pun kalau mau divariasikan juga boleh. Tapi seingat gue, tape, cincau atau roti merupakan isian utama deh.

Bahan :

  • Tape
  • Lengkong/Cincau
  • Irisan roti (dadu keci)
  • Susu kental manis
  • Sirup rasa Strawberry
  • Es batu
  • Air Dingin

Caranya Membuat :

  • Untuk takaran sesuai selera aja. Tergantung besar gelas.
  • Pertama masukan es batu ke dalam gelas
  • Tuang susu dan sirup
  • Masukan tape dan jagung
  • Tambahkan air dingin (jangan terlalu banyak, karena sudah ada es batu)
  • Aduk pelan hingga rata
  • Taburi irisan roti di atasnya.
  • Terakhir kasih susu sedikit

Seperti gue bilang, Es Doger ini rasanya manis. Cuma urusan rasa kan masing masing lidah berbeda. Makanya untuk takaran gue sengaja ga bikin. Jadi pakai feeling aja. Selamat mencoba.