Mexican Buns

Gue sih lebih suka menyebutnya Roti Boy daripada Mexican Buns. Rasanya makanan beraroma kopi yang paling gue suka ya jenis roti ini.

Dulu, kalau ngemall (paling sering mall Kelapa Gading), gue usahakan beli. Bahkan sampe nyetok bawa pulang. Dan belakangan ini, gue mulai menyukai minuman kopi espresso hanya karena mengingat aroma kopi di roti ini. Secara gue bukan penggemar kopi.

IMG_3536.jpg

Ini yang ketiga kalinya gue baking si roti boy. Terakhir sekitar tahun lalu. Gue pakai metode Tangzhong. Cocok gue rasa. Apalagi tepung di Swedia itu agak agak gimana ya, susah banget ngembang (menurut gue). Mana suhu ruang juga ga seperti di tanah air. Okeh, langsung aja ya!

Bahan I (Tangzhong)

  •  50 gr tepung terigu serba guna
  • 250 ml air

Bahan II (Adonan Roti)

  • 600 gr tepung terigu serba guna
  • 2 butir telur
  • 90 gr gula pasir
  • 14 gr ragi instan
  • 50 ml susu cair
  • 90 gr butter
  • 1 sdt garam

Bahan III (Topping)

  • 80 gr gula halus
  • 8o gr butter
  • 1 butir telur
  • 1/2 sdt garam
  • 1/2 sdt vanila bubuk
  • 1 1/2 sdm kopi bubuk instan (gue pakai nescafe lynx, cairkan dengan 1 1/2 sdm air)
  • 90 gr tepung terigu serba guna
  • 1 sdm susu bubuk

Bahan IV (Isian Roti)

  • Potongan butter secukupnya
  • Garam secukupnya

Cara Membuat :

Untuk bahan I, campur terigu dan air. Kemudian aduk rata sampai tidak bergerindil. Masak di api kecil sedang hingga mengental. Dinginkan.

Untuk bahan II, campur terigu, gula pasir, ragi dan aduk rata. Kemudian tuang ke dalam mixer roti. Masukkan telur, garam dan bahan Tangzhong. Hidupkan mesin. Bila sudah membentuk adonan, beri butter. Mixer sampai terlihat kalis. Lalu tuang susu cair sedikit demi sedikit. Kalau dirasa rasa sudah pas, ga perlu diteruskan. Mixer sampai adonan kalis elastis. Angkat dan bulatkan. Masukkan ke dalam wadah dan tutup dengan wrapping plastic. Biarkan mengembang sampai dua kali lipat.

Setelah mengembang, kempeskan adonan. Uleni sebentar saja jangan lama. Lalu masing masing ambil satu bulatan seberat 60 gr. Lakukan sampai habis. Tutup lagi dengan wrapping plastic sekitar 15 menit. Setelah itu, pipihkan bulatan adonan, beri potongan buter 2 sampai 3 buah (secukupnya aja) dan taburi garam. Bentuk bulatan lagi. Biarkan mengembang sampai dua kali lipat.

Sambil menunggu, hidupkan oven di suhu 180 derajat celcius.

Lalu siapkan bahan topping. Campur butter dan gula halus, aduk rata lalu mixer dengan kecepatan sedang. Masukkan telur, kocok lagi. Lanjut dengan tepung terigu dan susu bubuk. Kocok rata, matikan mixer. Tambahkan vanila, garam dan cairan kopi bubuk.

Masukkan bahan topping ke dalam piping bags atau plastik yang digunting bagian ujungnya. Olesi ke permukaan roti secara melingkar. Ga harus rapi bangetlah, karena pasti mencair juga. Yang penting jangan terlalu dikit. Olesi sampai menutupi setengah bagian roti. Lalu masukkan ke dalam oven selama 15 menit.

IMG_3527

IMG_3525.jpg

Untuk satu adonan ini, sebagian gue buat roti sobek. Isian sih suka suka aja.

Selamat mencoba. Oh iya, sampai hari ke 3, roti masih enak loh. Dan tetap lembut. Asal roti jangan dibiarkan terbuka. Tetap tutup dengan wrapping plastic. Jadi udara luar tidak membuat permukaan roti mengeras.

IMG_3533

IMG_3535.JPG

 

Salam dari Mora

Dalarna, Swedia.

NASI TIM AYAM

Beberapa hari ini, pengen banget makan Nasi Tim Ayam. Cuma kok ya agak malas gitu bikinnya, mengingat ada beberapa tahap yang harus dikerjakan kan. Cuma sangkin uda ga tahan, akhirnya ngobok ngobok dapur juga. Ini gue bagi resepnya ya. Kali aja ada yang pengen nyobain. Oh iya, berhubung gue ga gitu suka nasi tim yang lembek, jadi diresep ini sengaja gue bikin tekstur nasinya lembut pulen. Masak nasinya seperti masak nasi biasa aja kok. Paling ditambah bumbu aja sedikit. Gampang bikinnya walaupun agak lama hahaha.

IMG_2142.jpg

IMG_2152.jpg

Bahan I : Untuk Nasi

  • 280 gr beras (cuci bersih)
  • 2 sdm sesame oil
  • sejempol jahe, memarkan
  • 350-400 ml air
  • Garam secukupnya

Bahan II : Olahan Daging Ayam

  • 500 gr daging ayam filet, potong dadu, cuci lalu rebus dan sisihkan.
  • 120 gr jamur kancing, potong potong, jangan terlalu kecil
  • 5 sdm kecap manis
  • 2 sdm sesame oil
  • 3/4 sdm Fish Sauce
  • 1 1/2 sdm Japanese Soy Sauce (opsional)
  • 1 biji bunga lawang
  • garam secukupnya
  • 1 biji bawang bombay iris halus
  • 3 siung bawang putih, memarkan
  • 1/2 sdm merica bubuk
  • 400 ml kaldu ayam, dari bekas rebusan daging ayam
  • Olive oil untuk menumis

Bahan III : Pelengkap

  • Sop kaldu plus irisan daun bawang
  • Irisan cabe, jahe plus kecap jepang
  • Telur rebus

 Cara Membuat :

Masak nasi di rice cooker, dengan mencampur semua bahan I. Biarkan matang.
Untuk Bahan II : Tumis bawang putih, bawang bombay sampai harum dan layu. Lalu masukkan jamur. Kemudian disusul daging ayam yang sudah direbus sebelumnya. Tambahkan kecap manis, sesame oil, fish sauce, japanese soy sauce, garam, merica, bunga lawang lalu air kaldu. Masak hingga air berkurang dan tinggal sedikit. Tapi jangan terlalu kering. Kenapa gue pakai air kaldu? karena rasa daging jauh lebih enak dan bumbu lebih meresap dibanding dioseng doang. Setelah matang, sisihkan.

Selanjutnya ambil mangkok, masukkan daging sampai setengah bagian mangkok,  kemudian tambahkan nasi. Tekan tekan dan tutup dengan alumunium foil. Kukus kurang lebih 15 sampai 20 menit. Setelah matang, keluarkan nasi tim  dan letakkan di atas piring. Sajikan dengan bahan pelengkap. Selamat mencoba.

IMG_2159

IMG_2150.jpg

IMG_2147.jpg

 

Salam dari Mora,

Dalarna, Swedia