SMARTPHONE vs DSLR

Motret menggunakan smartphone jaman now emang beneran canggih. Gimana ga canggih, harganya pun bisa mengalahkan sebuah kamera selevel DSLR. Hasil bidikannya relatif jernih. Malah sudah ada brand smartphone yang punya fitur Potrait Depth Effect. Hasil objek foto bisa sangat fokus dan tajam.

IMG_9270

Selain itu smartphone praktis dipakai sudah jelas iya. Tidak berat di tangan, modal di sakuin aja juga bisa. Tinggal cari angle yang pas, uda deh jepret. Ga perlu setting kiri kanan atau mikiri segitiga exposure layaknya di kamera DSLR.  Dan rasa rasanya ga perlu banyak editan pun uda mayan cakep. Setidaknya inilah kesimpulan gue ketika menggunakan kamera smartphone IOS.

IMG_9406.jpg

Mungkin karena kemampuan photography gue sebatas otodidak, sekilas yang gue lihat hasil jepretan kamera smartphone di jaman now bisa lebih bersaing. Meskipun kalau dicermati ya jelas hasil kerja DSLR itu emang beda.

IMG_9271.jpg

IMG_9273 (1)

IMG_9281
Menggunakan camera smartphone. Lihat Dept Effectnya, layaknya di kamera DSLR

Dan kalau mau jujur, meskipun hasil jepretan di smartphone lumayan amazing, tapi buat gue tetap aja menggunakan kamera DSLR memiliki kepuasan tersendiri. Susah untuk menjelaskan. Setidaknya dengan menggunakan DSLR, gue belajar lebih peka terhadap objek foto, settingan di kamera, lensa dan pencahayaan. Walaupun basic ilmunya masih jauhhhh banget dari kata bagus.

IMG_9277

Kebetulan kemaren cuaca cerah banget di tempat gue. Suhu naik hingga 1 derajat celcius. Meskipun tidak lama ya. Karena sore harinya kembali ngedrop ke minus 10 derajat celcius. Ketebalan salju di atas bangunan udah lumayan parah.

IMG_9287

IMG_9289

Bahkan bangunan sekolah di salah satu kota di Dalarna dikhawatirkan akan ambruk karena tebalnya salju di bagian atapnya. Suami gue pun beberapa hari yang lalu harus membuang secara manual beberapa bongkahan salju es yang sudah mengeras di atap bangunan rumah. Takut jebol.

IMG_9386

IMG_9381

Meskipun begitu, bongkahan salju di atap bangunan menjadi suatu yang menarik untuk dibidik. Meski sebatas menggunakan kamera smartphone. Jadi karena penasaran, gue foto dua kali. Yang satu dengan smartphone dan satunya lagi dengan kamera DSLR.

Nah, coba dilihat kira kira yang mana hasil jepretan kamera smartphone dan mana hasil jepretan DSLR? Hehe..

11 Comments

  1. Waw, keren ngambil gambarnya di musim salju sprti itu…kyak lihat objek d film2 kartun aj sya, hee…

    Oya, gmbar yg nomer 9 itu sngja di-blur gitu ya, bgian atasnya? Sy sih pengetahuan fotografi sy buruk ya..😂

    Like

  2. Cuaca cerah bisa bikin hasil foto kamera hape emang bagus. Dalam kondisi tertentu aku suka pake kamera hape klo situasi yang ga memungkinkan aja aku bawa kamera. Misal di pasar, di jalan.

    Like

    1. Iya betul. Tapi semakin ke sini kualitas gambar dari hape emang makin kece ya. Bahkan di tempat yang minim cahaya pun masih bagus. Aku suka foto hasil masakan juga pakai hape kalau pas masaknya agak sorean

      Like

  3. Huaaaaa.. saljunya mantap yah diatas atap gitu.. walopun iya kebayang bersihinnya gempor 😂😂

    Tapi aku gak bisa bandingin yg pake hp sama dslr. Yg hp yg warna merah bangunannya lebih terang kah?

    Like

  4. Sebenarnya saljunya tar melting sendiri. Cuma karena suhu bertahan turus di bawah nol dan salju mayan rajin turun, jadi agak worry. Yang pake Dslr yang warna merahnya lebih cerah. Beda tipis ya sekilas haha

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s