Nge-WINE?

Hampir empat tahun menetap di Swedia bisa dibilang gue belum sepenuhnya mampu menjunjung tinggi langit negara ini. Ada beberapa kebiasaan orang di sini yang sampai sekarang belum betul betul bisa gue ikuti. Tepatnya karena gue “belum terbiasa” aja. Dan kalau ada yang beranggapan gue katrok ya ga apa juga sih. Gue cuma pengen menjalani dan menikmati apa yang gue rasa cocok dan suka aja.

Jadi teringat liburan dua tahun lalu, pernah diledekin teman sewaktu gue ngepost minuman suami dan segelas jus mango di Path. Temen gue ngeledekin sudah bertahun di Swedia minuman gue kok masih berwarna kuning aja. Hahaha. Its oke. Gue tau dia cuma bercanda. Teman baik gue kok.

Habis mau gimana lagi. Kebiasaan minum es teh manis or jus kedondong tiba ditodong level sprytus ya keliyengan. Hahaha.IMG_3681.jpg

Namun tulisan ini sama sekali tidak ada maksud mendiskreditkan kebiasaan di negara orang. Tidak ada maksud bilang ini kebiasaan yang salah atau ga. Karena gue tau setiap negara punya habit yang berbeda. Apa yang gue bahas di tulisan ini, di Indonesia pun sebenarnya ada yang melakoni. Pilihan ada di tangan masing masing.  Jelas dong ya, gue bukan siapa siapa untuk bilang ohhh ini kebiasaan yang nista. Apalagi membawa dosa neraka surga segala. Bukan kompetensi gue. Kadar micin di kepala gue masih normal kok.

Meskipun tinggal di kawasan desa kecil tapi yang namanya party lumayan ada beberapa kali gue datangi. Entah itu pesta ulang tahun, pesta kawin, pesta tahunan desa, hingga pesta pergantian tahun. Meskipun kategori pesta yang gue sebut ini bukanlah pesta besar.

Sejauh yang gue lihat, pesta bule itu lumayan identik dengan minuman beralkohol. Satu hal yang sampai sekarang masih belum bisa gue nikmati di acara pesta maupun undangan makan. Banyak jenis minuman beralkohol yang belum bisa diterima lidah gue. Terutama wine. Padahal jenis minuman wine lumayan sering jadi suguhan minum di sebuah acara pesta dan undangan makan. Tapi bukan berarti gue ga pernah nyobain loh. Justru karena gue sudah pernah nyobain makanya gue berani bilang gue kurang suka.

IMG_3679.jpg

Di instagram lumayan sering gue ngeposting botol wine, champagne, dan gelas berisi minuman. Mungkin ada yang berpikir kalau gue penggila minuman beralkohol. Ga pa pa juga. Hahaha.

Sebenarnya lebih kepada hobby photography aja sih. Menurut gue botol dan gelas berisi minuman selalu fotogenik jika difoto. Keliatan elegant. Di rumah kebetulan ada beberapa koleksi minuman beralkohol yang belum diminum sampai sekarang. Kebanyakan pemberian kerabat dan teman. Kado perkawinan, ulang tahun, maupun sekedar tentengan tangan ketika tamu bertandang. Ukuran botolnya lumayan besar. Jadi kalau dibuka lumayan sayang juga ga keminum. Karena suami gue pun bukan tipikal peminum berat. Paling di acara pesta atau liburan aja atau sesekali jika kami makan malam cantik di rumah di saat weekend (FredagsMys). 

Di awal awal ketibaan gue di Swedia, gue masih suka basa basi meminum wine demi menghargai yang punya acara. Tapi entah mengapa (apa ini sugesti gue aja) sehabis minum perut gue suka panas, mata rasanya cepat capek (tepatnya ngantuk). Semakin ke sini gue sudah berani bilang ga. Daripada kebuang percuma kan. Mending bilang terus terang aja. Dan beberapa teman suami juga sudah tau. Jadi kalau kami diundang, mereka sediakan minuman non alkohol.

Sejujurnya ada perasaan ga enak juga atau tepatnya sampai kapan sih gue terus bilang ga. Secara yang namanya nge-wine bisa dibilang bagian dari kebiasaan berkumpul orang di sini. Ibarat kita nyuguhi teh kalau kedatangan tamu. Tapi untungnya orang orang di sini tipikal yang tidak rempong memaksakan kehendak. Ga kepo nanyain “kok kamu ga suka wine? kok bisa…..! sayang banget! bla bla bla…”

IMG_3677.jpg
Cognac eller Brandy

Mereka menghargai dan bisa mengerti juga kalau gue memang belum bisa bener bener menikmati semua minuman beralkohol. Prinsipnya senyaman guenya ajalah.

Tapi ada loh minuman alkohol yang bisa gue minum tanpa rasa beban. Bir, margarita dan champagne lumayan bisa diterima lidah gue. Itupun ga bisa banyak. Atau yang beraroma buah dan berasa agak manis. Nah, yang begini ini gue masih lempeng minumnya. Perut panas atau mata capek jadi ga begitu berasa. Hahaha.

Natal tahun lalu gue dikerjai suami dan teman teman. Pas kumpul di rumah ceritanya. Suami suguhin Glögg (minuman khas natal) yang terbuat dari red wine bercampur rempah. Kebetulan ada tetangga dari Stockholm yang ngasih sebagai bingkisan natal. Kalau ga salah kadar alkoholnya 21 persen. Pas gue minum langsunglah kakakmu ini terbatuk batuk ya kan. Dada rasanya panas terbakar. Hahaha.

Duh kebayang ga sih minum whiskey berkadar 40 persen? Bisa bisa api keluar dari leher gue. Duarrrrrrrrr.

IMG_3674.jpg
Whiskey anyone?

Kalian punya pengalaman minum minuman beralkohol?

Salam dari

Swedia

15 Comments

  1. Yeay toss mbak.. aku juga sekarang udah ga sungkan bilang ”no” kalau ditawarin minum wine. Biasanya sih selalu ditawarin kalo acara tahunan kantornya suami. Pas makan malam kan pasti sembari minum2 tuh, aku sih selalu say No. Emang dasarnya ga suka sih sama rasanya. Mau yang putih atau yang merah, bagiku sama2 ga enak. Bir pun sama ga suka 😆😆😆. Akhirnya kalau acara gt, aku paling minta cola atau air putih aja. Sempet bartendernya ngasih aku cola di gelas wine biar ”nyaru” sama yang lain 😂😂😂.

    Like

    1. Haha… pas banget. Ini masalah kebiasaan aja sih menurutku. Mereka rata rata memang uda minum wine kan ya sejak usia 20 an. Jadi lidah perut uda terbiasa. Aku kalau bir masih bisa minum ama glögg tapi kadar rendah. Yang rasanya ga kecut2 banget. Yang cola ”nyaru” itu kocak 😁

      Like

  2. Minuman ga pernah sih Ya spt itu sebabnya. Dokter pernah blg tdk baik juga utk peranakan krn panas. Soal photography skrg bnyk dijual botol2 sirup tapi bentuknya cantik spt botol champagne. Dan yg jelas harganya lbh murah hehehe….

    Like

    1. “Minuman ga pernah sih Ya spt itu sebabnya” maksudnya gimana mba? kurang paham😉
      Kalau photography sih karena kebetulan emang botol minuman yang beralkohol yang ada di rumah. Jadi kalau khusus membeli untuk di fotoin ya ga. Haha. Posting photography botol wine champagne beneran atau yang mirip mirip sih sama aja. Kepentingan photography doang bukan kampanye minuman beralkohol

      Like

      1. Seperti yg mba jelaskan itu efek panasnya. Dulu pernah tdk sengaja makan kue mengandung alkohol yg lumayan terasa. Efeknya leher dan perut panas. Itu baru kue gmn minuman… Hehe.

        Like

      2. Oooo gt. Iya menurut aku efek panasnya emang lebih berasa di perut. Kalau yang kadarnya tinggi masih di leher pun uda berasa ampe batuk gue. Hehe

        Like

  3. Aku kebetulan ga minum alkohol juga, berbagai macam deh. Padahal NZ salah satu negara penghasil wine. Kota tempat aku tinggal, vineyard dimana2.. Dulu alergi, minum dikit aja udah gatel2, sekarang minum dikit aja tengkuk lsg panas, ga gatel2 lagi. Tapi krn ga nyaman, yah udah sekalian ga minum. Untungnya org2 disekitarku tahu, dan mereka ga kepo juga, jadi kalau ngumpul2, aku minum orange jus aja hehe.. tapi setuju banget, botol wine champagne dll tuh suka lucu2.. aku sering kalau ke section wine gitu, yg lucu suka kufoto2 juga 😂

    Like

    1. Wah aku pikir cuma aku yang susah nelan wine. Duhhh aku pengen deh liat ladang anggur😍
      Betul, botolnya lucu lucu ya. Trus kalau di foto langsung nancep warnanya meski cahaya kurang. Aku suka aja jadikan props

      Like

      1. Hehe..
        Btw, lihat ladang anggur sesekali sih ok, lama2 bosen banget lhoo, karena yah gitu2 aja.. Cuma disini kebetulan banyak banget tempat wine tasting.. udah menjamur jadi tempat turis singgah, hanya wine tasting..

        Like

  4. haha jadi teringat, suami aku mah gak bisa minum red wine, dia bisa langsung migren.. nah kl aku smua bs d minum (masuk keluar lagi kadang) tapi hanya di bawah jari kelingking bnyknya juga.. lebih kuat minum air kran aku mah kak heheee

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s